Minggu, 23 Februari 2014

Substitusi Impor dan Promosi Ekspor

3 Perusahaan yang melaksanakan :
1.       Substitusi Impor
2.       Promosi ekspor,

1.    PT. Insera Sena, Sidoarjo, Jawa Timur
PT. Insera Sena merupakan perusahaan sepeda lokal merek Polygon yang bermarkas di Desa Wadungasih, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur. Produksi PT. Insera Sena juga meningkat seiring ramainya isu pemanasan global (global warming) dan maraknya tren bersepeda di Tanah Air sehingga tiap tahun permintaan sepeda mengalami peningkatan. 
·      Substitusi Impor. Sebelumnya Indonesia masih mengimpor sepeda dari luar negeri untuk memenuhi kebutuhan konsumen lokal. Saat sepeda Polygon mulai muncul dan diminati masyarakat, sepeda Polygon  menggeser sepeda – sepeda impor yang berasal dari China ataupun  Eropa seperti Phillips dan Gazelle.  Sepeda merk Gazelle mempunyai pasar yang besar di Indonesia dimana saat itu masih menjadi salah satu koloni Belanda.
·      Promosi Ekspor. Promosi yang dilakukan PT. Insera Sena sebesar 5% dari total penjualannya yang diprediksi. Kekuatan strategi pemasaran sepeda Polygon adalah secara aktif melakukan perjanjian dengan konsumen dimanapun meraka berada atau beraktifitas melalui pertautan asosiasi emosi antara merk dan nilai-nilai yang dipercaya oleh target konsumennya. Selain itu, Pt. Insera sena memiliki beberapa strategi dalam memasarkan sepeda Polygon di pasar sepeda, yaitu :
1.    Melakukan  innovasi produknya lebih ke gaya hidup.
2.    Membidik pasar Indonesia, Malaysia, Singapura dan Australia.
3.    Perusahaan juga memproduksi merek dunia seperti Scoot USA, KONA, Miyata, Mustang, MuddyFox, Limit, Relighi, Apollo, dan Kuwahara.
4.    Konsep pemasarannya antara produsen dan konsumen posisi nya sama, sejajar, apa yang dirasakan konsumen merupakan masalah produsen juga.
Untuk memproduksi sepeda berkualitas ekspor, selain dikerjakan tangan - tangan terampil dan peralatan industri yang mendukungnya juga sangat ditentukan dengan kualitas bahan baku untuk membuat frame.  Dengan kapasitas produksi per tahun 360 ribu unit, 70 persen produknya diekspor ke Eropa, Amerika, Asia, Afrika, dan Australia. Sementara 30 persen sisanya untuk pasar lokal. Kini Pt. Insera Sena merupakan salah satu dari 26 eksportir nasional yang berprestasi yang menerima penghargaan Primaniyarta pada tahun 2009. Seiring kenaikan harga BBM, PT. Insera Sena mencoba memanfaatkan celah - celahnya dengan memproduksi sepeda hybrid pertama di Indonesia. Jenis ini merupakan gabungan antara sepeda gunung (mountain bike) dan sepeda balap (road bike).
Sumber :


2.    PT. Indolakto
PT. Indolakto didirikan pada tahun 1967 sebagai perwujudan penanaman modal asing dan pelopor dalam pembuatan susu yaitu susu kental manis yang modern di indonesia. Tahun 1986 PT Indomilk memperoleh status Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan setelah perubahan status ini meluncurkan produk susu kental manis Cap Enak. Selain itu juga masih banyak lagi merek merek produksi Indomilk diantaranya Tiga Sapi, Orchid Butter, dan Indoeskrim. Perusahaan ini bernama PT Indolakto dibawah naungan Indofood Nutrition.
·      Substitusi Impor. Sebelumnya Indonesia mengimpor susu dari luar negeri untuk memenuhi kebutuhan konsumen lokal. Indonesia membayar pembelian barang –barang impor termasuk susu dengan menggunakan dolar. Semenjak ada pabriknya di Indonesia, kebutuhan konsumen dapat terpenuhi dengan membeli dari dalam negeri.
·      Promosi Ekspor. Saat ini produk-produk PT. Indolakto yang kebanyakan susu selain dipasarkan di Indonesia juga sudah di ekspor ke Singapura, Kamboja, Brunei Darussalam, Philipina, Hongkong, Taiwan, Jepang, Korea, Fiji, Nauru, Tonga, Solomon, Samoa, Vanuatu, Papua Nugini, New Zealand, Timor Leste, Cameroon, Malawi, Maladewa. Dapat dilihat bahwa produk-produk Indomilk tidak hanya diminati di Indonesia melainkan di beberapa Negara. Maka perusahaan tempat Indomilk bernaung hanya tinggal menunggu laba dari hasil penjualan produk-produk Indomilk tersebut.
Beberapa Produk Indolakto lainnya yang di ekspor adalah :
·       Indomilk Biokids
·       Indomilk Susu UHT
·       Indomilk Kids
·       Susu Bubuk Indomilk
·       Susu Botol Indomilk
·       Indomilk Susu Kental Manis
Sumber :

3.    Pt. Indofood Sukses Makmur Tbk
PT. Indofood Sukses Makmur Tbk merupakan produsen berbagai jenis makanan dan minuman yang bermarkas di Jakarta, Indonesia. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1990 oleh Sudono Salim dengan nama  PT. Panganjaya Intikusuma yang pada tahun 1994 menjadi Indofood.
·      Substitusi Impor. PT Indofood memperoduksi berbagai macam makanan seperti makanan ringan, sambal, minyak goreang, kecap, susu dan masih banyak lagi yang menggantikan produk – produk bahan makanan yang dulunya di impor.
·      Promosi Ekspor. Pt. Indofood Sukses Makmur Tbk dengan produknya Indomie yang kini begitu populer di mancanegara karena hasil kerja akumulasi secara konsisten sejak Indomie pertama kali diekspor pada 1992. Awalnya, Indofood membentuk Direktorat Ekspor dengan tugas fokus mengembangkan ekspor Indomie ke berbagai negara. Tim ini aktif mempelajari semua izin impor di setiap negara. Lantas, menetapkan target negara. Saat itu, sasaran utamanya, negara dengan jumlah tenaga kerja Indonesia paling banyak sehingga Indomie populer di Hong Kong, Taiwan, Arab Saudi dan lainnya. Bahkan, di Arab Saudi konsumen Indomie sudah masuk generasi kedua. Saat pertama kali Indomie masuk pada 1990-an, mereka masih anak-anak, sekarang mereka sudah dewasa dan berkeluarga. Selain TKI, Indomie juga dibawa oleh para pelajar-pelajar Indonesia di luar negeri, sehingga Indomie juga populer di negara-negara seperti Amerika Serikat dan Australia, negara yang menjadi tujuan pelajar Indonesia melanjutkan pendidikannya. Lebih dari 20 tahun, PT Indofood Sukses Makmur Tbk memperkenalkan Indomie, produk mie instant ke pasar internasional. Kini, lndomie bukan hanya dikenal di negara tetangga dekat seperti Singapura, Malaysia, Hong Kong hingga Taiwan. Namun, Indomie sudah terbang jauh ribuan kilometer, menjangkau lebih dari 80 negara, baik di Eropa, Timur Tengah, Afrika hingga Amerika. Di Sudan dan Libanon, Indomie hampir ada di setiap toko retail dan super market. Bahkan, Indofood juga membangun pabrik di sejumlah negara, seperti di Malaysia, Saudi Arabia, Nigeria, Suria hingga Mesir.
 Sumber :
 http://www.katadata.co.id/1/3/opini/cerita-indomie-sukses-menembus-pasar-80-negara/532/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar